Percepat Transfromasi Industri, Kemenperin Dorong Peran Tech Startup

Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong peran perusahaan rintisan bidang teknologi (tech startup) untuk mendukung percepatan transformasi digital di sektor industri. Hal ini merupakan wujud nyata dari implementasi program prioritas pada peta jalan Making Indonesia 4.0.

“Kami di Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA), selain sebagai pembina para pelaku industri kecil dan menengah (IKM), juga sekaligus pembina startup. Kami berharap tech startup ini akan menciptakan solusi inovasi teknologi agar industri kita bisa lebih berdaya saing global,” kata Direktur Jenderal IKMA Kemenperin, Gati Wibawaningsih di Jakarta, Senin (19/4/2021).

Sejauh ini pihaknya telah memiliki program pembinaan untuk pelaku startup di dalam negeri melalui gelaran Startup4industry sejak tahun 2018. “Dari ajang tersebut, kami menemukan banyak talenta dan startup yang luar biasa, serta patut untuk diperkenalkan secara global,” ujarnya.

Adapun salah satu startup Indonesia yang mengikuti program Startup4industry dan telah sukses dikenal kancah dunia, yakni Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (MSMB).

Menurut Gati, itu merupakan wujud nyata kebanggaan bersama adalah berhasilnya MSMB meraih Hermes Startup Award tahun 2020 di Hannover Messe, walaupun di tengah pandemi.

Hal ini memperlihatkan bahwa Indonesia mampu menunjukkan prestasi di tingkat internasional, termasuk di negara tempat lahirnya industri 4.0.

Hingga kini, MSMB terus berinovasi untuk menciptakan hardware dan software berbasis teknologi digital. Salah satu terobosan barunya adalah mendukung sektor pertanian yang terintegrasi, dengan menciptakan perangkat pendukung kegiatan pertanian di Indonesia. Upaya yang berkolaborasi dengan berbagai ahli ini diharapkan dapat menopang produktivitas sektor industri agro.

Contohnya, dengan implementasi Internet of Things (IoT) di tiap perangkat, sensor mampu mengirim data ke server secara real time. Semua data dari sensor IoT pada inovasi MSMB diolah menjadi informasi yang akurat dan digunakan untuk menentukan perlakuan yang tepat dan sistem pemeliharaan yang sesuai dengan data yang disajikan secara real time di dalam masing-masing aplikasi.

“MSMB menawarkan solusi berbasis teknologi untuk mengatasi beragam permasalahan keamanan pangan serta mampu menghadirkan dampak sosial positif yang dapat membantu kehidupan masyarakat,” jelas Gati.

Menurutnya, konsep pertanian masa depan akan mengarah pada penerapan dan penggunaan teknologi untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi tani serta pemasaran produk pertanian melalui e-commerce.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, pihaknya mendorong…
Selengkapnya dapat dibaca disini : https://www.liputan6.com/bisnis/…

5 Prospek Kerja Teknik Industri Dan Gaji Perbulannya

Prospek kerja teknik industri bisa dikatakan sangat luas dan hal tersebut jugalah yang menjadi alasan kenapa jurusannya sangat diminati saat seseorang masuk ke jenjang pendidikan lebih tinggi. Sebab ada banyak profesi siap Anda lakukan setelah menyelesaikan kuliah serta memiliki gaji cukup besar.

Prospek Kerja Teknik Industri yang Perlu Anda Ketahui
Teknik industri merupakan sebuah ilmu dengan fokus pelajaran tentang berbagai macam aspek dari industri, mulai dari sisi teknis hingga manajemen. Selain itu, dalam sektor pekerjaannya sangat terbuka luas mengingat di Indonesia ada banyak industri maju. Berikut prospek pekerjaannya.

1. Engineering Manager
Engineering adalah sebuah divisi di perusahaan dan memiliki prospek kerja yang bagus pada bidangnya. Jabatan ini bisa didapatkan oleh para mahasiswa lulusan dari jurusan teknik industri. Walaupun, persaingannya cukup ketat, namun tak menutup kemungkinan untuk menjadi bagiannya.

Biasanya, untuk mengisi jabatan tersebut diperlukan seseorang yang berpengalaman dalam bidang teknik industri selama kurang lebih lima tahun. Namun perlu Anda ketahui, bekerja dan menjabat sebagai engineering manager memiliki gaji cukup besar yaitu berkisar 5-10 juta rupiah perbulannya.

Sedang Engineer muda biasanya banyak diisi oleh lulusan teknik sipil karena prospek kerja teknik sipil lebih mengarah ke pelaksanaan kerja lapangan.

2. Project Manager
Prospek kerja berikutnya yang mungkin bisa Anda dapatkan adalah mengisi divisi bagian project manager. Jabatan ini tak kalah menariknya dengan profesi lainnya sebab memiliki tanggung jawab begitu besar terhadap semua aspek industri. Mulai dari perencanaan, kontrol hingga mengatur.

Biasanya, project manager mengatur serta melakukan kontrol terhadap pekerjaan yang sedang dikerjakan oleh bawahannya. Namun, untuk bisa mengisi divisi ini diperlukan sebuah skil komunikasi luar biasa. Selain itu, gaji dibidang ini sangat besar yaitu berkisar 8 hingga 17 juta rupiah perbulan.

3. Quality Controller
Prospek kerja teknik industri berikutnya adalah mengisi divisi quality controller. Dalam jabatan ini tugasnya adalah guna memastikan apakah produk sudah memenuhi persyaratan serta spesifikasi yang ditentukan oleh sebuah perusahaan sebelum dipasarkan.

Pada lulusan teknik industri memiliki kesempatan yang sangat besar untuk mengisi divisi quality controller atau sebutan lainnya quality engineer di sebuah perusahaan industri. Bicara mengenai gaji, Anda tak perlu khawatir karena jumlahnya cukup untuk menjamin kehidupan yaitu 4-10 juta perbulan…

Selengkapnya dapat dibaca disini
Sumber : https://www.bulanbintang7.com/2021…

Kuliah Jurusan Teknik Industri? Simak 7 Pilihan Kariernya di Sini

Oleh: Shely Napitupulu

Selain jurusan yang terbilang populer di kalangan mahasiswa, teknik industri juga menyajikan beragam prospek kerja yang menjanjikan, lho, bagi lulusannya.
Seiring adanya perkembangan industri dan teknologi di berbagai sektor, jurusan ini semakin banyak dicari dan diminati.
Nah, bagi kamu yang saat ini sedang kuliah atau lulusan teknik industri, yuk pahami apa saja prospek kerjanya di bawah ini!

1. Industrial engineer
Prospek kerja jurusan teknik paling jelas tentunya adalah industrial engineer. Sudahkah kamu mendengar profesi yang satu ini?
Pada dasarnya, melansir Better Team, tugas dan tanggung jawab dari industrial engineer adalah merancang proses produksi dan memastikan bahwa produk memenuhi standar kualitas yang ditetapkan perusahaan sebelum didistribusikan.
Tidak hanya itu, profesi ini juga bertanggung jawab untuk membuat perkiraan biaya produksi serta mengelola dan menyiapkan laporan produksi.
Jika kamu tertarik untuk terjun ke dalam profesi ini, segera cari lowongan pekerjaan industrial engineer di Glints sekarang juga.
Ada banyak perusahaan yang sedang membuka lowongan tersebut. Jangan sampai kehilangan kesempatanmu, ya!

2. Project manager
Selain prospek kerja yang luas, jurusan teknik industri juga menyajikan jenjang karier yang menjanjikan, lho!
Bagaimana tidak, kamu bahkan bisa menjadi seorang manajer, tepatnya project manager.
Seperti namanya, profesi ini mempunyai tanggung jawab untuk mengatur suatu proyek dalam perusahaan.
Ia harus menentukan tujuan proyek, menjalankannya, kemudian mengevaluasi proyek tersebut dengan saksama.
Jika ingin menekuni profesi ini, sebaiknya kamu harus menguasai kemampuan seperti komunikasi, problem solving, organisasi, dan manajemen waktu.

3. Cost control engineer
Secara garis besar, profesi ini mempunyai tanggung jawab untuk membuat perhitungan biaya, tenaga, dan waktu dalam pembuatan produk.
Itu berarti ia harus membuat budgeting yang tepat supaya biayanya tidak kurang atau bahkan lebih.
Tidak hanya itu saja, cost control engineer juga membuat laporan biaya yang dikeluarkan untuk sebuah produk.

4. Quality controller
Banyak orang menilai posisi ini bisa menjadi prospek kerja bagi para lulusan teknik industri.
Pada dasarnya, tugas dari seorang quality controller adalah memastikan bahwa kualitas produk yang akan dipasarkan sudah terbukti memenuhi standar perusahaan.
Melansir Job Hero, untuk menjalani profesi ini, setidaknya kamu harus menguasai kemampuan berhitung beserta teknikal yang baik.
Pasalnya, seorang quality control harus membuat laporan data-data produk beserta mengukur spesifikasi produk yang layak untuk diproduksi.

5. Data scientist
Mahir dalam bidang statistika dan pengolahan data? Jika ya, jangan ragu untuk menapaki karier sebagai data scientist.
Memang, prospek kerja ini tak eksklusif milik lulusan teknik industri. Akan tetapi, ia bisa menjadi salah satu incaran seiring dengan meningkatnya kebutuhan posisi tersebut.
Menurut Indeed, tugas dan tanggung jawab seorang data scientist adalah mengumpulkan, mengolah, dan menyampaikan data dengan baik.
Pada dasarnya, data tersebut akan digunakan dengan berbagai alasan, seperti bisnis dan performa perusahaan.
Di zaman sekarang, data menjadi salah satu senjata utama bagi perusahaan untuk tetap bertahan dalan dunia bisnis.
Oleh karenanya, data scientist banyak dicari oleh perusahaan.

6. Product manager
Prospek kerja selanjutnya untuk program studi teknik industri adalah product manager. Di era sekarang, profesi ini juga sedang banyak dicari, lho.
Dilansir dari Product Plan, tugas dan tanggung jawab dari product manager adalah membuat konsep, desain, produk sampel, uji coba, hingga produksi produk.
Jadi, secara keseluruhan profesi ini bertugas untuk mengawasi perkembangan produk dari awal hingga akhir proses.
Secara garis besar, profesi ini akan bekerja sama dengan banyak tim, seperti desain, marketing, hingga IT.

7. Market researcher
Nah, selain berhubungan dengan sumber daya manusia dan produk, lulusan teknik industri juga bisa, lho, terjun ke dalam dunia marketing dengan menjadi market researcher.
Secara garis besar, dipetik dari Total Jobs, market researcher bertanggung jawab untuk mengamati pergerakan pasar, memprediksi tren, dan menganalisis data pasar serta konsumen.

Sumber : https://glints.com/id/…

10 Prioritas Indonesia Menuju Industri 4.0


(Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan Indonesia telah menetapkan 10 prioritas nasional menuju Indonesia 4.0 untuk sektor manufaktur.

Hal tersebut diungkapkan dalam Web Summit NEC Industry 4.0. Dengan mengusung tema What’s Next for Digital Transformation in Manufacturing Industry 4.0.

Sepuluh prioritas tersebut antara lain Perbaikan alur aliran material; Mendesain ulang zona industry; Mengakomodasi standar sustainability; Pemberdayaan UMKM; Membangun infrastruktur digital nasional.

Kemudian, Menarik investasi asing; Peningkatan kualitas SDM; Pembentukan ekosistem inovasi; Menerapkan insentif investasi teknologi; dan Harmonisasi kebijakan.

“Kami juga aktif berkoordinasi dan membangun jaringan kerja sama antar pemangku kepentingan untuk mempercepat transformasi ke industri 4.0. Kementerian telah menginisiasi ekosistem industri 4.0 yang disebut dengan Ekosistem Indonesia 4.0 (SINDI 4.0) sebagai wadah sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dan sektor lain, termasuk pelaku industri, akademisi dan R&D, penyedia teknis, konsultan dan lembaga keuangan di dalam satu ekosistem,” kata dia dikutip Senin (15/3/2021).

“Dengan semakin banyaknya perusahaan yang melakukan transformasi digital, Kementerian Perindustrian optimis pada tahun 2021 industri manufaktur di Indonesia akan terus berkembang,” lanjut Menperin.

Sementara itu, Direktur Operasi NEC Indonesia Edi Rachmadi mengatakan, industri 4.0 yang juga dikenal dengan transformasi industri 4.0 akan membantu sektor manufaktur dalam menjawab tantangan yang timbul dari pandemi COVID-19 dengan menyesuaikan dan menerapkan protokol kesehatan, mengoptimalkan dan meningkatkan manajemen proses dan sumber daya manusia melalui sarana digital.

Semakin banyak perusahaan manufaktur telah menerapkan atau menerapkan sejumlah teknologi baru seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), big data, dan analitik untuk mendorong pertumbuhan dan profitabilitas.

Dengan percepatan digitalisasi dan penyebaran IoT di industri manufaktur, aspek keselamatan, efisiensi pemeliharaan, dan kualitas produk dapat divisualisasikan dan dianalisis berdasarkan data yang dikumpulkan oleh sejumlah besar sensor yang dipasang di berbagai fasilitas dan lokasi pabrik.

“NEC yakin peningkatan penggunaan berbagai jenis data digital akan menciptakan solusi baru yang lebih bernilai. Perusahaan yang dapat memanfaatkan data untuk memberikan nilai yang lebih besar akan menonjol di era baru ini,” kata dia.

Menurut dia, operasi sektor manufaktur sangat kompleks karena melibatkan interaksi manusia dan mesin. Produsen di Indonesia harus berinvestasi dalam transformasi digital dan mengoptimalkan prosesnya agar dapat melanjutkan perkembangannya selama dan setelah pandemi ini.

“Dengan menggunakan AI di…
Selengkapnya dapat dibaca disini

Sumber : https://www.liputan6.com/bisnis/…

Industri Baterai Kendaraan Listrik Bakal Dibangun Di Batang, Groudbreaking Akhir Maret 2021

Proyek industri baterai kendaraan listrik segera berdiri di Batang, Jawa Tengah, diawali grounbreaking akhri Maret 2021.

Solopos.com, BATANG — Proyek industri baterai kendaraan listrik segera berdiri di Batang, Jawa Tengah, diawali dengan grounbreaking pada akhri Maret 2021.

Proyek ini merupakan investasi dari LG Energy Solution. Untuk tahap awal, proyek tersebut menyasar kapasitas 10 gigawatt.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan LG Energy Solution akan melakukan groundbreaking untuk proyek industri baterai kendaraan listrik di Batang pada akhir Maret 2021.

“LG yang investasinya US$9,8 miliar mulai groundbreaking di bulan Maret akhir, untuk 10 gigawatt pertama,” katanya dalam Rakernas Kementerian Perdagangan 2021, Jumat (5/3/2021), seperti dikutip Bisnis.com.

Bahlil menjelaskan LG bersama dengan Hyundai, POSCO Group, dan salah satu perusahaan asal China akan bekerja sama dengan BUMN untuk membangun proyek tersebut.

“Mereka kerja sama dengan BUMN Indonesia, yang mulai dari pross tambang, smelternya, baterai cell, mobil, sampai dengan mesinnya,” jelasnya.

Investasi Perusahaan Lain
Di samping itu, Bahlil mengatakan Contemporary Amperex Technology Co. Ltd (CATL) dan BASF juga sedang dalam proses berinvestasi untuk proyek industri baterai kendaraan listrik.

Seperti diketahui, LG sebelumnya telah menandatangani nota kesepahaman dengan Kementerian Perdagangan untuk proyek kerja sama tersebut. Bahlil optimistis investasi LG Energy Solution akan berdampak positif terhadap perekonomian daerah.

Selain itu, proyek ini bakal menimbulkan multiplier effects serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.

Melalui proyek kerja sama investasi ini…
Selengkapnya baca disini

Sumber: https://www.solopos.com/joss-industri…

Made Dana Tangkas Siap Majukan IPTEK Melalui Konsep Multiple Helix

Oleh : Helmi Romdhoni

INAnews.co.id , Jakarta – Pada Hearing ke III yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 27 Februari 2021, Made Dana Tangkas memaparkan berbagai terobosan program pengembangan IPTEK.

Antara lain, pengembangan IPTEK bagi ketahanan bangsa.

” Dengan meningkatkan kualitas SDM yang unggul akan menjadi sebuah lokomotif IPTEK, peningkatan fasilitas riset dan inovasi, dan mendorong makin banyaknya ekosistem inovasi,” papar Made Dana dalam siaran rilisnya 3 maret 2021.

Made Dana juga sampaikan melalui kolaborasi Multiple Helix yang bisa menciptakan efek “BIG BANG”, menumbuhkan technopreneur dan star-up, pengumpulan dana inovasi dan riset serta pengembangan teknologi berbasis kearifan lokal.

Dibidang kemajuan seni budaya, Made Dana akan mengaktifkan komunitas dan paguyuban seni ITB, dengan menciptakan ruang kreatif dan inovatif, menggerakkan ekonomi kreatif dan pariwisata.

“Seni budaya merupakan sarana soft diplomacy internasional dan teknologi untuk menjaga warisan budaya bangsa,” ungkap Made Dana.

Diantara kandidat Calon Ketua Umum (Caketum) Ikatan Alumni (IA) ITB Made Dana Tangkas termasuk kandidat lebih siap.

Terutama mengenai Hearing ke III yang mengacu pada…
Selengkapnya dapat dibaca disini : https://www.inanews.co.id/2021/03/made…

ALBRASA INTERNASIONAL SERTIFIKASI AWARNESS ISO 9004:2018 TRAINING


LPK TMI bekerja sama dengan ALBRASA INTERNASIONAL SERTIFIKASI AWARNESS ISO 9004:2018 TRAINING

Quality Management for Organization

Tanggal : Kamis, 18 – Maret – 2021

Jam : 10:00 s/d 12:00 WIB

Media : Zoom Meeting

Instruktur:

Gilang Priyadi, MM
*) Senior Auditor SNI

Jeane Christina G
*) Direktur PT. Albrasa Internasional Sertifikasi

M. Hatta Adam
*) Lead Auditor & Expert ISO

Tata Kelola Investasi :
1. Registrasi gratis / free of charge / free E – Certificate
2. E – Module: Rp. 100.000
3. Transfer ke bank BANK BNI SYARIAH

KCP JABABEKA BEKASI
ACCOUNT NUMBER: 08008 – 33034 a/n PT. ALBRASA INTERNASIONAL SERTIFIKASI

Pendaftaran
Silahkan mengisi form di bawah ini:

http://bit.ly/FormDaftarISO9004-2018

Info:

Catur Hernanto : 081311512420 | catur.hernanto@gmail.com

Silahkan bergabung juga dengan Grup Sosial Media LPK TMI, Terimakasih:

Link Whats’App Group:
*Ruang Pembelajar 10: https://chat.whatsapp.com/DMHZ7DDlGQiAUFQnbwejBL
*Ruang Pembelajar 11: https://chat.whatsapp.com/KTch91DIBim7KTXSmN22vW
*Ruang Pembelajar 12: https://chat.whatsapp.com/BjuWQVj3ZKq43eofTNa6uX
*Ruang Pembelajar 13: https://chat.whatsapp.com/HMiImjI4cAn2DsdhIkoLVe
*Ruang Pembelajar 14: https://chat.whatsapp.com/EMDOxjNPaRC2dLbbA02KO3
*Ruang Pembelajar 15: https://chat.whatsapp.com/FMNLhJ7F0sBIPt8YJ3qyas

Link Telegram Group:
*Ruang Pembelajar 10: https://t.me/joinchat/QxuK3BpB9XINoQ5Wg60XMA

PELATIHAN RUANG PEMBELAJAR “Project Management Series“ Earned Value for Schedule and Cost Control, Colaborated to Microsoft Project.

PELATIHAN RUANG PEMBELAJAR
“Project Management Series“
Earned Value for Schedule and Cost Control, Colaborated to Microsoft Project.

📆 Tanggal : Jum’at, 30 – April – 2021

⏲️ Jam : 14:00 s/d 16:30 WIB

📽️Media : Zoom Meeting

🧾Module :
*) Project Schedule Management
*) Project Cost Management

👨🏻Instruktur:
✓ Ir. Dosohusodo Widjojo, MM., IPM.
*) KETUA P2K3 – 2011

💳 Tata Kelola Investasi :
1. Registrasi gratis/free of charge
2. E – sertifikat & E – Module. Rp. 50.000
3. Transfer ke Bank Mandiri KCP JKT TENDEAN No. Rek : 102-00-0700916-7 a/n Yayasan Komunitas Teknik Industri Indonesia.

Pendaftaran
Silahkan mengisi form di bawah ini:
http://bit.ly/PMSeriesApril_LPK-TMI

Info:
Catur Hernanto
📱: 081311512420
✉️ : catur.hernanto@gmail.com

Silahkan bergabung juga dengan Grup Sosial Media LPK TMI, Terimakasih:
Link Whats’App Group:

*Ruang Pembelajar 10: https://chat.whatsapp.com/DMHZ7DDlGQiAUFQnbwejBL
*Ruang Pembelajar 11: https://chat.whatsapp.com/KTch91DIBim7KTXSmN22vW
*Ruang Pembelajar 12: https://chat.whatsapp.com/BjuWQVj3ZKq43eofTNa6uX
*Ruang Pembelajar 13: https://chat.whatsapp.com/HMiImjI4cAn2DsdhIkoLVe
*Ruang Pembelajar 14: https://chat.whatsapp.com/EMDOxjNPaRC2dLbbA02KO3
*Ruang Pembelajar 15: https://chat.whatsapp.com/FMNLhJ7F0sBIPt8YJ3qyas

Grup Sosial Media LPK TMI Link Telegram Group:

*Ruang Pembelajar 10: https://t.me/joinchat/QxuK3BpB9XINoQ5Wg60XMA
*Ruang Pembelajar 11: https://t.me/joinchat/QxuK3EmX352K4kggU4b-_A
*Ruang Pembelajar 12: https://t.me/joinchat/QxuK3FNECdhbhgNqSBafUQ
*Ruang Pembelajar 13: https://t.me/joinchat/QxuK3FlT-iwecWFMQ2iK6w
*Ruang Pembelajar 14: https://t.me/joinchat/QxuK3FeMGgzxO4MlUZkRVA
*Ruang Pembelajar 15: https://t.me/joinchat/QxuK3BzjCzZWUatthIIItA

Ini ‘Sembilan Samurai’ Penghadang Pelaku Industri di Tanah Air

Oleh : Ferdi Rantung
JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya menyelesaikan berbagai tantangan yang sedang dihadapi pelaku industri di Tanah Air. Langkah ini guna mengakselerasi pengembangan sektor manufaktur nasional agar lebih berdaya saing di kancah global.

“Sedikitnya kami sudah memetakan, ada sembilan tantangan. Kami aktif melakukan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mendapatkan jalan keluarnya,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Sabtu (6/3).

Menperin menyebutkan, sembilan tantangan tersebut, yaitu terkait bahan baku dan bahan penolong, infrastruktur, utilitas, ketersediaan tenaga ahli, tekanan produk impor, limbah plastik sebagai limbah B3, kendala sektor industri kecil menengah (IKM), logistik sektor industri, serta mengenai penguatan basis data sektor industri.

“Kami bertekad untuk menjaga industri dapat bahan baku dan bahan penolong, salah satunya adalah pasokan gas,” ujarnya.

Pada Juni 2020, pemerintah merealisasikan penurunan harga gas bumi untuk tujuh sektor industri. Ketujuh sektor itu, yakni industri pupuk, petrokimia, oleochemical, baja, keramik, kaca, dan sarung tangan karet.

“Terdapat 176 perusahaan dari tujuh sektor yang saat ini mendapat fasilitas penurunan harga gas dengan total volume 957,3 ribu hingga 1,18 juta BBUTD,” ungkap Agus.

Lebih lanjut, dampak positif terhadap fasilitas penurunan harga gas ini, antara lain beberapa perusahaan mulai merencanakan untuk memperbarui teknologi agar dapat memanfaatkan gas bumi dengan lebih efisien. “Kami juga telah menyelesaikan permasalahan di TPPI,” imbuhnya.

Sementara itu, mengenai tantangan infrastruktur dan utilitas, Kemenperin telah mendorong melalui pembangunan kawasan industri. Selama lima tahun terakhir terjadi pertumbuhan, dari 89 kawasan industri pada tahun 2016 menjadi 128 kawasan industri di tahun 2020.

Selanjutnya, terkait penciptaan tenaga ahli sektor industri yang kompeten, Kemenperin menginisiasi program pendidikan dan pelatihan vokasi yang mengusung…

Selengkapnya dapat dibaca disini
Source : ekbis.sindonews.com

PELATIHAN RUANG PEMBELAJAR “Health, Safety, Environment (HSE) Series“


PELATIHAN RUANG PEMBELAJAR

“Health, Safety, Environment (HSE) Series“
Hazzard Indentification, Risk Assesment, and Determining Control (HIRADC)
Studi Kasus Perkantoran dan Industri

📆 Tanggal : Selasa, 09 – Maret – 2021

⏲️ Jam : 14:00 s/d 16:30 WIB

📽️Media : Zoom Meeting

🧾Module :
*) K3: Hazzard Indentification, Risk Assesment, and Determining Control (HIRADC)

👨🏻Instruktur:
✓ Ir. Dosohusodo Widjojo, MM., IPM
*) KETUA P2K3 – 2011

💳 Tata Kelola Investasi :
1. Registrasi gratis/free of charge
2. E – sertifikat & E – Module. Rp. 50.000
3. Transfer ke Bank Mandiri KCP JKT TENDEAN No. Rek : 102-00-0700916-7 a/n Yayasan Komunitas Teknik Industri Indonesia.

Pendaftaran
Silahkan mengisi form di bawah ini:
http://bit.ly/FormDaftarHSE_LPK-TMI

Info:
Catur Hernanto
📱: 081311512420
✉️ : catur.hernanto@gmail.com

Silahkan bergabung juga dengan Grup Sosial Media LPK TMI, Terimakasih:
Link Whats’App Group:

*Ruang Pembelajar 10: https://chat.whatsapp.com/DMHZ7DDlGQiAUFQnbwejBL
*Ruang Pembelajar 11: https://chat.whatsapp.com/KTch91DIBim7KTXSmN22vW
*Ruang Pembelajar 12: https://chat.whatsapp.com/BjuWQVj3ZKq43eofTNa6uX
*Ruang Pembelajar 13: https://chat.whatsapp.com/HMiImjI4cAn2DsdhIkoLVe
*Ruang Pembelajar 14: https://chat.whatsapp.com/EMDOxjNPaRC2dLbbA02KO3
*Ruang Pembelajar 15: https://chat.whatsapp.com/FMNLhJ7F0sBIPt8YJ3qyas

Grup Sosial Media LPK TMI Link Telegram Group:

*Ruang Pembelajar 10: https://t.me/joinchat/QxuK3BpB9XINoQ5Wg60XMA
*Ruang Pembelajar 11: https://t.me/joinchat/QxuK3EmX352K4kggU4b-_A
*Ruang Pembelajar 12: https://t.me/joinchat/QxuK3FNECdhbhgNqSBafUQ
*Ruang Pembelajar 13: https://t.me/joinchat/QxuK3FlT-iwecWFMQ2iK6w
*Ruang Pembelajar 14: https://t.me/joinchat/QxuK3FeMGgzxO4MlUZkRVA
*Ruang Pembelajar 15: https://t.me/joinchat/QxuK3BzjCzZWUatthIIItA